Aceh Raih Penghargaan Ketiga MDGs

Gub-Aceh-Zaini-Abdullah-Raih-Penghargaan-MDGs

Pemerintah Aceh berhasil meraih penghargaan terbaik nasional ketiga untuk kategori laju pencapaian tujuan pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2016. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Jalil, kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah, di depan ratusan kepala daerah se-Indonesia, dalam peresmian penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/5). Prestasi Aceh tersebut hanya berada di bawah Provinsi Gorontalo dan Bali, yang masing-masing meraih penghargaan pertama dan kedua.

Menurut Zaini, apa yang diraih Pemerintah Aceh ini tidak terlepas dari komitmen seluruh stakeholders dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program-program terobosan. Keberhasilan dalam menggapai prestasi ini juga tidak terlepas dari peran seluruh komponen masyarakat, termasuk pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Penghargaan ini untuk rakyat Aceh. Award yang kita capai ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Aceh namun yang terpenting adalah upaya implementasi program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Zaini Abdullah.

Kepala Bappeda Aceh Zulkifli Hs menjelaskan, penghargaan MDGs tersebut dirumuskan oleh tim independen yang terdiri dari para pakar di bidangnya. Penilaian dilakukan selama periode 2013-2015 dan berhasil memilih sejumlah provinsi terbaik dalam pencapaian sasaran tujuan pembangunan milenium.

“Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi pemerintah daerah dalam upaya pencapaian MDGs serta meningkatkan daya saing antar provinsi dalam pencapaian MDGs sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan rakyat terutama bagi masyarakat miskin,” ujar Zulkifli.

Pemerintah Aceh berhasil menekan angka kemiskinan dan pengangguran serta konsen dalam bidang kesehatan serta pendidikan. Aceh juga berhasil mencapai target untuk kategori persentase penduduk miskin, perbaikan angka partisipasi sekolah (APS) pada usia SMP, proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap sanitasi dasar dan kontribusi perempuan dalam pekerjaan upahan di sektor non-pertanian.

Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi motivasi bersama agar lebih semangat lagi dalam menggenjot berbagai program pembangunan yang pro rakyat,” pungkas Zulkifli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial