18 January, 2019

Pementasan Morom Meusajan (Kita Tetap Satu) dari Kabupaten Bireun yang mewakili Aceh dalam Parade Tari Daerah Ke-7 berhasil meraih penghargaan sebagai Penyaji Unggulan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Sasono Langen Budoyo Taman Mini “Indonesia Indah” (TMII) Jakarta, Jum’at, 13 September 2018 dari pukul 09.00 WIB s.d selesai.

Ajang kompetisi karya musik berbasis tradisional dari karya-karya terbaik duta provinsi se Indonesia ini, menjadi tolok ukur perkembangan seni musik berbasis tradisional dari masing-masing daerah. Parade Musik Daerah ke-7 diikuti wakil dari 18 provinsi, yaitu: Aceh, Bali, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kepulauan Riau, Maluku, Papua Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sumatera Barat.

Tim kesenian dari Kabupaten Bireun yang mewakili Aceh terdiri 17 orang musisi dengan penata musik Evan Rinaldy, yang merupakan penata musik terbaik dalam Pekan Kesenian Aceh (PKA) ke-7 awal Agustus 2018 yang lalu. 

Peralatan musik yang digunakan adalah perkusi dan alat tiup. Perkusi meliputi: rapai, didong, gong, canang, tengganing, taktok dan cymbal. Sebagai vokalis utama M. Aidi dan Khairul Azmi.

Berdasarkan penampilan seluruh peserta, Bali terpilih menjadi penata musik terbaik, adapun Jambi, Jawa Timur dan Jawa Tengah mendapat penghargaan sebagai penata musik unggulan. Bali juga terpilih sebagai penyaji terbaik, sedangkan sebagai penyaji unggulan terpilih Aceh, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta.

Bertindak sebagai dewan juri dalam kegiatan tersebut adalah: Anusirwan, S.Sn, M.Sn, Marusya Nainggolan, M.Mus dan Joko Winarko, S.Sn, M.Sn.

 

Tags: , , ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial