Pementasan Sendratasik Keumalahayati Memukau Pengunjung TMII

Pementasan kisah pahlawan perempuan Aceh Laksamana Keumalahayati yang dikemas dalam bentuk sendratasik (seni drama, tari dan musik) oleh Sanggar Cut Nyak Dhien berhasil memukau pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pementasan tersebut menjadi puncak acara resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 TMII yang diselenggarakan di Teater Bhineka Tunggal Ika, komplek TMII Jakarta, Rabu (20/4) malam.

Sosok Malahayati, salah satu pahlawan perempuan Aceh, diperankan oleh Nova Eliza, seorang artis berdarah Aceh. Sementara yang bertindak selaku sutradara adalah Haris Syaus, salah seorang tokoh teater di Jakarta. Para pengunjung dibuat terkesima selama pementasan yang berdurasi sekitar empat puluh lima menit tersebut.

Perpaduan gerak tari dan alunan musik yang dinamis berpadu gelaran cerita yang heroik benar-benar menyajikan keindahan seni tanpa harus bercampur dengan erotisme. Penonton yang menyaksikan mendapat sajian keindahan gerak yang dinamis, komposisi warna yang hidup dari kostum para pemain dan sentuhan semangat dari alur cerita. Nuansa seni yang sangat berbeda dengan seni-seni kontemporer dan populer yang kadang memaksakan keindahan melalui eksploitasi dan sentuhan erotisme manusia. Di situ salah satu keunggulan seni dari daerah yang menjadi simbul penerapan syariat Islam.

Acara resepsi HUT ke-41 TMII dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haitar, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Direktur Utama TMII Bambang Soetanto, pejabat-pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh dan perwakilan daerah dari 33 provinsi lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial