Plt Gubernur: Badan Penghubung Perlu Mengubah Mindset Pelayanan

Badan Penghubung Pemerintah Aceh perlu mengubah mindset pelayanannya. Sebelumnya mungkin hanya memberikan pelayanan kepada pejabat Aceh yang sedang berdinas di Jakarta, sehingga sifatnya hanya protokoler belaka. Sekarang mesti berubah, yakni memberikan pelayanan kepada semua pihak yang akan membantu masyarakat Aceh, baik dengan melakukan investasi di Aceh atau membantu dalam administrasi keuangan negara. Demikian disampaikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ketika memberikan pengarahan kepada seluruh karyawan Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Selasa (24/7) sore.

Selanjutnya Plt Gubernur juga menekankan 4 hal penting terkait keberadaan kantor sebuah instansi pemerintah, yakni fisik bangunan, kepegawaian, keamanan dan pelayanan yang diberikan. Terkait fisik bangunan Plt Gubernur menekankan pentingnya untuk menjaga kebersihan dan kerapian kantor. Jika sedang bertugas di Jakarta, Plt Gubernur merencanakan akan berkantor di Badan Penghubung Pemerintah Aceh.

“Saya sebisa mungkin menghindari acara di hotel dan memprioritaskan penggunaan fasilitas sendiri,” jelasnya.

Dengan berkantor di Badan Penghubung, Plt Gubernur berharap kondisi fisik kantor dijaga sehingga layak untuk menerima dan melayani tamu dengan baik.

“Harus ada standard operasional dalam pelayanan tamu,” tegasnya.

Karyawan Badan Penghubung Pemerintah Aceh bergiliran mengambil sampel urine untuk diperiksa petugas Badan Narkotika Nasional.

Sementara terkait kepegawaian, Plt Gubernur menekankan bahwa semua posisi di kantor itu penting dan mempunyai peran. Ada tiga hal penting yang harus dihindari karyawan Badan Penghubung Pemerintah Aceh, baik yang berstatus aparat sipil negara (ASN) maupun yang masih tenaga kontrak.

“Tiga hal yang harus dihindari, yaitu korupsi tindakan asusila dan narkoba. Minimal publik harus tahu, bahwa Badan Penghubung serius menangani masalah tersebut bila sampai menimpa karyawannya,” ujarnya.

Terkait penegasan tersebut, sebelum rapat dimulai, sambil menunggu kehadiran Plt Gubernur, seluruh karyawan diambil sampel urinenya oleh petugas dari Badan Nasional Narkotika (BNN) untuk diperiksa apakah ada indikasi menggunakan narkoba atau tidak.

Usai rapat, Plt Gubernur berfoto bersama dengan seluruh karyawan Badan Penghubung Pemerintah Aceh di halaman kantor.

Plt Gubernur Aceh berfoto bersama seluruh karyawan Badan Penghubung Pemerintah Aceh di halaman kantor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial