18 January, 2019

Parade Tari Nusantara kembali digelar Taman Mini “Indonesia Indah” (TMII) pada hari Ahad, 19 Agustus 2018. Tahun ini gelaran parade tari yang menampilkan tari daerah mewakili seluruh provinsi yang ada di Indonesia tersebut, merupakan yang ke-37. Dalam kesempatan tersebut 28 provinsi mengirimkan utusannya, Aceh diwakili para seniman tari dari Kota Sabang.

Delegasi penari dari Sabang dipimpin Safrizal Tanjung beranggotakan 26 orang. Selain para penari, turut bergabung dalam delegasi tersebut koreografer muda Muhammad Deni Gunawan,  penata musik belia Alvin Darwin dan penata kostum Yulia Syahdanir. Tari yang disajikan mengangkat tema panen cengkih (Pet Lawang), mendapat kesempatan tampil pada sesi kedua, Ahad (19/8) siang.

Para penari binaan Sanggar Dance Kilometer Nol Kota Sabang tampil dengan ekspresif dan penuh energik memukau penonton yang memadati Sasono Langen Budoyo TMII. Gerakan tari yang dinamis memancarkan ruh seni dan spirit solidaritas masyarakat Aceh, utamanya petani cengkih. Tampak ikut menyaksikan pejabat dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sabang, Ramlan Yahya dan Dewi Fortuna serta Wakil Ketua DPRK Sabang Hj. Cut Yulita Darwin.

Dewan juri dalam parade tari tersebut dipimpin Waode Siti Marwiyah Sipala, dengan anggota Frans Sartono, Sigit Gunarjo S, Eko Suprianto dan Setyastuti.  Eko Suprianto merupakan koreografer yang baru saja sukses mendesain pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018.

Koreografer Muhammad Deni Gunawan mewakili menerima penghargaan sebagai penyaji unggulan dalam Parade Tari Nusantara XXXVII, 19 Agustus 2018.

Adapun kriteria penilaian meliputi: penata tari, penata musik dan penata busana. Dari keseluruhan peserta akan dipilih lima unggulan untuk masing-masing kriteria. Peserta yang paling banyak meraih pemenang unggulan didaulat. menjadi Juara Umum Parade Tari Nusantara XXXVII. Selain itu sebagai penghormatan juga akan dipilih 13 penyaji unggulan untuk mendapat penghargaan.

Dari hasil penilaian dewan juri, tampil sebagai juara umum adalah peserta dari Kalimantan Tengah. Selain mendapatkan Piala Bergilir Menteri Pariwisata dan piagam penghargaan, juga mendapatkan dana pembinaan sebesar 15 juta rupiah.

Aceh belum beruntung menjadi juara umum, namun ikut mendapat penghargaan sebagai salah satu penyaji unggulan. Koreografer muda Muhammad Deni Gunawan, mewakili peserta dari Aceh untuk mendapatkan penghargaan yang diserahkan manajemen TMII.

Kepada delegasi seniman Sabang yang telah tampil dalam parade tari, Pelaksana Harian Kepala Anjungan Aceh TMII Cut Putri Alyanur mengucapkan terima kasih dan selamat atas keberhasilan penampilannya.

“Selamat kepada para seniman Kota Sabang yang telah tampil mewakili Aceh dalam Parade Tari Nusantara XXXVII di Sasono Langen Budoyo TMII, Ahad (19/8). Selamat atas penghargaan yang diperoleh sebagai salah satu penyaji unggulan. Mudah-mudahan tahun depan peserta dari Aceh bisa tampil lebih baik dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ucapnya.

Tags: , , , , ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial