• Gagal Operasi, Bayi Bocor Jantung Asal Ladong Aceh Besar Meninggal Dunia
  • Bayi Bocor Jantung, Muhammad Aska Pulang ke Banda Aceh Setelah Dirawat di RS Jantung Harapan Kita
  • Program Kerja Sebagai Pemanfaatan Fungsi FORKAPPSI
  • Bireuen Raih 4 Penghargaan di HUT Ke-44 TMII
  • Bocah Bocor Jantung asal Bener Meriah Meninggal di RS Jantung Harapan Kita Jakarta

Bertemu dengan Ganjar, Plt Gubernur Bahas Perkembangan COVID-19 di Dua Daerah

Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT Saat berbincang-bincang bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah di Puri Gedeh, Jawa Tengah, Minggu 06 September 2020 (Foto HUMAS BPPA)

Semarang - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membahas perkembangan COVID-19 di dua daerah ini guna menekan penurunan angka penularan wabah pandemi global tersebut.

Dalam pertemuan dilakukan di Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Jawa Tengah, Minggu 06 September 2020 itu, Nova didampingi Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal S.STP, M.Si.

Plt Gubernur mengatakan, cara Pemerintah Aceh dalam menangani penularan COVID-19 di Aceh yang saat ini angka positif semakin mengalami kenaikkan, yakni dengan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tapi kalau di Aceh Aparatur Sipil Negara (ASN) kita semua memakai face shield, selain masker. Hal itu untuk menjadi contoh juga bagi masyarakat," kata Nova.

Apalagi, kata Nova, beberapa hari yang lalu Pemerintah Aceh melepaskan rombongan ASN melakukan kampanye Gerakan Masker Aceh (GEMA) ke seluruh kabupaten/kota di Aceh atas perintah Presiden RI Joko Widodo. "Tapi sebenarnya itu hanya untuk edukasi. Kalau untuk bagi masker juga sudah dilakukan Maret lalu," katanya.

Sementara, Nova mengatakan Pemerintah Aceh telah menyiap dua kontainer laboratorium (lab) Polymerase Chain Reaction (PCR). Nantinya, kata Nova alat itu dikhususkan untuk pemeriksaan swab Covid-19 untuk RSU Zainal Abidin. Satu alat PCR maksimal bisa memeriksa 750 sampel, atau dua alat sebanyak 1.500 sampel swab dalam sehari.

Sementara itu, Ganjar Pranowo juga mengatakan untuk menekan angka penularan COVID-19 yang diperlukan saat ini bukan hanya membagi-bagikan masker, tapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Sebenarnya, masker itu sudah cukup untuk saat ini. Sekarang tinggal kita mengajak mereka (masyarakat) untuk memakainya (masker)," kata Ganjar.

Apalagi tambah Ganjar, hingga saat ini kalau untuk masker yang dibuat, baik Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Kabupaten/kota itu sudah mencapai 37 juta masker. Itu belum lagi dari pihak swasta.

Diketahui angka positif COVID-19 di Aceh hingga Sabtu 5 September 2020 mencapai 1.944 kasus, dinyatakan sembuh 700 orang dan meninggal 76 orang. Sedangkan di Jawa Tengah dihari yang sama, 15.118 kasus positif, sembuh 9.834 orang dan meninggal 1.076 orang.

Pertemuan itu diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan makan siang di teras rumah dinas Gubernur Jawa Tengah. Ganjar menyediakan berbagai makanan khas Jawa Tengah dan disambut hangat Plt Gubernur Aceh. "Jawa dan Aceh dua-duanya suka makan pedas," ujar Nova.