• Gagal Operasi, Bayi Bocor Jantung Asal Ladong Aceh Besar Meninggal Dunia
  • Bayi Bocor Jantung, Muhammad Aska Pulang ke Banda Aceh Setelah Dirawat di RS Jantung Harapan Kita
  • Program Kerja Sebagai Pemanfaatan Fungsi FORKAPPSI
  • Bireuen Raih 4 Penghargaan di HUT Ke-44 TMII
  • Bocah Bocor Jantung asal Bener Meriah Meninggal di RS Jantung Harapan Kita Jakarta

BPPA Lakukan Vaksin terhadap Pegawainya di Jakarta

Keterangan Foto: Salah satu egawai BPPA saat menerima suntikan vaksin, yang dilaksanakan di Sentra Vaksin Lantai 3 Mal Kota Kasablanka, Kamis, 29 April 2021. (Foto: Humas BPPA).

JAKARTA – Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta mulai melakukan vaksin perdana terhadap pegaiwanya. Pelaksanaan Vaksin tersebut dilakukan pada Kamis, 29 April 2021 di Sentral Vaksin Lantai 3 Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Kepala BPPA, Almuniza Kamal, SSTP, MSi mengatakan, penyiapan vaksin tersebut telah dipersiapkan tiga bulan sebelumnya. Namun, baru bulan April ini mendapat giliran dari Forum Komunikasi Pemerintah Penghubung Seluruh Indonesia (FORKAPPSI).

“Alhamdulillah, hari ini kita selesai melakukan vaksin tahap perdana. Tahap kedua akan dilaksanakan pada 27 Mei 2021,” jelas Almuniza.

Dia mengatakan, untuk saat ini baru 50 pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kontak yang telah divaksin, dari rencana awal sebanyak 95 pegawai.

“Adapun yang belum mendapatkan vaksin, itu disebabkan karena pegawai lain masih ada tugas yang harus dijalankan, maka dari itu tidak dapat berhadir saat penyuntikan vaksin digelar. Namun demikian, nanti akan kita koordinasi lagi bagaimana terkait pegawai yang belum mendapatkan vaksin,” kata Almuniza.

Sebelumnya, pegawai BPPA telah terlebih dahulu melakukan berbagai tahapan untuk kemudian mendapatkan penyutikan vaksin, antara lain adalah Screening Test Kesehatan. Setelah dinyatakan sehat, baru mendapatkan penyuntikan.

“Kita juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh pegawai terkait siapa saja yang tidak diperkenankan untuk penyuntikan vaksin, antara lain tidak pernah terkena covid, ibu hamil dan menyusui, penderita jantung, penderita penyakit autoimun, ginjal, serta penyakit lainnya seusai dengan kriteria yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Dari 50 pegawai BPPA yang hari ini hadir, satu orang dinyatakan tidak dapat menerima vaksinasi lantaran pernah menderita gejala alergi,” ujarnya.