• Gagal Operasi, Bayi Bocor Jantung Asal Ladong Aceh Besar Meninggal Dunia
  • Bayi Bocor Jantung, Muhammad Aska Pulang ke Banda Aceh Setelah Dirawat di RS Jantung Harapan Kita
  • Program Kerja Sebagai Pemanfaatan Fungsi FORKAPPSI
  • Bireuen Raih 4 Penghargaan di HUT Ke-44 TMII
  • Bocah Bocor Jantung asal Bener Meriah Meninggal di RS Jantung Harapan Kita Jakarta

Cegah Covid-19, Plt Gubernur Aceh Kembali Surati Bupati/Walikota Sosialisasi Masyarakat di Tempat Ibadah

Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT

Banda Aceh– Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT kembali menyurati bupati dan walikota se-Aceh untuk terus mengedukasi masyarakat dalam pencegahan Covid-19, dengan cara melakukan sosialisasi di setiap Masjid, Meunasah dan mushalla. Seperti dilakukan sebelumnya melibatkan khatib melalui mimbar Khutbah Jumat.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto mengatakan, perintah tersebut dituangkan Plt Gubernur Aceh melalui Surat Gubernur bernomor 440/13738 yang dikeluarkan di Banda Aceh pada Senin 21 September 2020.

“Dalam suratnya, Plt. Gubernur Aceh berharap para bupati dan walikota meningkatkan sosialisasi melalui sejumlah langkah, seperti menggunakan pengeras suara di Masjid, Meunasah dan Mushalla setiap selesai shalat fardhu di gampong-gampong se-Aceh,” kata Iswanto di Banda Aceh, Selasa 22 September 2020.

Selain itu, Plt. Gubernur Aceh juga meminta para bupati dan walikota untuk melakukan siaran keliling dari tingkat kabupaten, kecamatan dan gampong minimal dua kali sehari di pusat-pusat keramaian.

“Selanjutnya juga memanfaatkan pengeras suara dan sarana pengumuman lainnya seperti radio, WhatsApp audio, atau medsos lainnya serta pusat-pusat informasi di pasar atau pusat pelayanan,” sebut Iswanto.

Dalam surat tersebut, lanjut Iswanto, Plt. Gubernur Aceh juga meminta para bupati dan walikota menyampaikan pesan sosialisasi yang sekurang-kurangnya memuat tentang 3 M, yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Selanjutnya sosialisasi juga diminta berisi pesan untuk menghindari 3 T, yakni Tempat Sempit, Tempat Ramai dan Tempat yang Berjarak.

“Terakhir, setiap daerah diminta mengumumkan jumlah yang sudah positif terpapar virus Covid-19 di tingkat kabupaten dan kota agar diketahui oleh masyarakat di gampong-gampong,” kata Iswanto.