• Gubernur Nova Siap Terima Peluang Investasi Perusahaan asal Abu Dhabi
  • Pemerintah Aceh Sambut Nelayan Asal Sabang yang Kecelakaan Pelayaran di Thailand
  • Setelah Tertunda, Jenazah Mahasiswi Asal Nagan Raya Sampai Di Jakarta
  • BPPA Pulangkan Jenazah Pemuda asal Lhokseumawe yang Meninggal di Jakarta
  • Meninggal di Kairo, BPPA Pulangkan Mahasiswi Aceh Asal Nagan Raya

Ikut Donor, Pegawai BPPA Sumbang 37 Kantong Darah 

Pegawai BPPA saat diambil darahnya oleh tenaga medis dari PMI DKI Jakarta di Aula lantai 2, Kantor BPPA Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. (Foto: Humas BPPA)

Jakarta - Sebagai bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non-PNS di ruang lingkup Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta melakukan donor darah. 

Kegiatan donor darah dengan tema "Setetes darah untuk persaudaraan" itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di Aula lantai 2, Kantor BPPA Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021 bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). 

Kepala BPPA Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan, donor darah yang dilakukan pihaknya merupakan amanah dari Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT. 

"Amanah ini adalah program pengabdian kepada masyarakat yang di dorong oleh Bapak Gubernur Aceh, serta aksi nyata ASN lingkup Aceh membantu masyarakat yg membutuhkan darah," katanya. 

Menurutnya, program ini harus dijalankan oleh setiap SKPA di Aceh, termasuk BPPA. Ke depan, kata dia, donor darah akan menjadi kegiatan rutin pihaknya, setiap tiga bulanan. 

"Komitmen donor darah akan terus kita jalankan selama amanah ini masih diberikan," katanya. 

Almuniza berharap, donor darah yang dilakukan pihaknya bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. 

Selain itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis dari PMI DKI Jakarta dibawah penanggung jawab dr Bono karena sudah membantu terlaksananya acara donor darah ini. 

Dalam donor darah itu, terkumpul sebanyak 37 kantong darah dari 85 pendonor. Selebihnya, pendonor lainnya belum dapat diambil darahnya dengan berbagai alasan, salah satunya memiliki kadar HB rendah, tinggi, faktor usia, hingga masalah berat badan (BB).