• Pemerintah Aceh Sambut Nelayan Asal Sabang yang Kecelakaan Pelayaran di Thailand
  • Setelah Tertunda, Jenazah Mahasiswi Asal Nagan Raya Sampai Di Jakarta
  • BPPA Pulangkan Jenazah Pemuda asal Lhokseumawe yang Meninggal di Jakarta
  • Meninggal di Kairo, BPPA Pulangkan Mahasiswi Aceh Asal Nagan Raya
  • Diduga Korban Human Trafficking, Pemerintah Aceh Pulangkan Tujuh Warganya

Dua Tahun Tidak Dapat Pekerjaan, Jhoni Iskandar Dipulangkan ke Aceh

JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta kembali memberikan fasilitas pemulangan terhadap seorang warga Aceh asal Aceh Utara, Jhoni Iskandar (30) dari Jakarta, Rabu, 28 September 2022.

Jhoni dipulangkan atas permintaanya sendiri lantaran sudah dua tahun berada diperantauan tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Ia selama di Jakarta hanya tinggal di lapak jualan pedagang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dan dibawa warga Aceh lainnya ke BPPA untuk minta difasilitasi pemulanganya ke Aceh," kata Kepala BPPA Akkar Arafat S.STP, M.Si.

Akkar mengatakan dengan keterbatasan yang dimiliki warga Tanjong Glumpang, Aceh Utara itu, pihaknya selaku perpanjang tangan pemerintah Aceh membantu pemulangannya ke Aceh. Seperti yang sudah dilakukan selama ini terhadap warga Aceh kurang mampu di Jabodetabek.

"Ini juga merupakan amanah Pj Gubernur Aceh supaya memperhatikan warga Aceh kurang mampu yang ada di Jakarta, jika mereka membutuhkan," katanya.

Warga Aceh Utara itu katanya akan dipulangkan dengan menumpangi bus Putra Pelangi, melalui Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu, 28 September 2022.

Sementara itu warga Aceh Utara, Jhoni Iskandar mengatakan, semenjak datang ke Jakarta dua tahun lalu untuk mencari pekerjaan setelah diajak salah seorang temannya dari Aceh, hingga kini belum dicapai keinginannya.

"Saya dulu diajak sama teman dari Aceh ke Jakarta. Katanya kalau di sana sangat mudah dapat pekerjaan. Sehingga saya berpikir seperti warga lainnya yang sudah kerja di Jakarta bisa bangun rumah, tapi nyatanya saya di sini tidak dapat kerja tetap, seperti ditipu saya," kata Jhoni.

Ia mengaku selama hidup di Ibukota hanya tinggal di lapak dagangan orang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kadang-kadang tidur di masjid kawasan pasar tersebut.

"Untuk makan sehari-hari kadang-kadang dibantu orang, kalau sudah tidak sanggup menahan lapar saya minta. Ada juga kadang-kadang saya tidak makan dalam sehari," kisahnya.

Dengan kehidupan yang sangat pilu ini, ia pun berkeinginan pulang ke kampung. Sehingga diarahkan oleh warga Aceh lainnya yang ada di Jakarta untuk meminta bantu pemulangannya ke Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh.

"Saya sangat berterima kasih dengan mendapatkan bantuan ini. Setidaknya saya bisa pulang ke Aceh, karena di Jakarta cukup susah dapat pekerjaan kalau tidak memiliki skill," ujarnya.


Keterangan Foto: Jhoni Iskandar (baju hitam) foto bersama Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat, Cut Putri Alyanur dan staf BPPA, di Kantor BPPA di Jakarta, Selasa, 27 September 2022.