• Pemerintah Aceh Sambut Nelayan Asal Sabang yang Kecelakaan Pelayaran di Thailand
  • Setelah Tertunda, Jenazah Mahasiswi Asal Nagan Raya Sampai Di Jakarta
  • BPPA Pulangkan Jenazah Pemuda asal Lhokseumawe yang Meninggal di Jakarta
  • Meninggal di Kairo, BPPA Pulangkan Mahasiswi Aceh Asal Nagan Raya
  • Diduga Korban Human Trafficking, Pemerintah Aceh Pulangkan Tujuh Warganya

Meninggal di Jakarta, BPPA Pulangkan Jenazah Warga Bireuen

Jenazah Helmi Matsyah saat berada di Jakarta dan hendak dibawa pulang ke Aceh melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Jakarta - Seorang warga asal Bireuen, Helmi Matsyah (48) meninggal dunia di rumahnya, di Jatiwarna, Pondokmelati, Bekasi, Minggu 4 Juli 2021, akibat tipes yang dideritanya.

Almarhumah akan dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Bireun Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) akan memfasilitasi pemulangan jenazahnya ke Aceh yang dijadwalkan Senin, 5 Juli 2021.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal S.STP, M.Si, mengatakan jenazah akan dipulang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 11.55 WIB dengan tujuan Bandara Iskandar Muda, Banda Aceh.

"Insya Allah, nanti sesampainya di sana, akan ada tim dari Dinas Sosial Aceh yang akan menjemput dan mengantarnya hingga ke kampung halamannya," kata Almuniza, Senin, 5 Juli 2021.

Ia mengatakan, pemulangan jenazah warga Aceh kurang mampu di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya selalu difasilitasi oleh Pemerintah Aceh. Karena itu juga merupakan amanah dari Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Dalam hal ini, kata Almuniza, Pemerintah Aceh turut menyampaikan duka cita, dan mendoakan almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga almarhumah Helmi Matsyah di tempatkan di Syurganya Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan selalu tabah menerima musibah ini," ujarnya.

Sementara itu, Rozy Sayuti, anak kandung almarhumah mengatakan, ibunya sebelum menghembuskan nafas terakhir menderita sakit tipes.

"Sudah sekitar 10 hari yang lalu ibu sakit tipes. Kita hanya rawat di rumah atau rawat jalan. Selama ini beliau tidak mengeluh penyakit lainnya," kata Rozy.

Rozy menyebutkan, ibunya yang sudah lama beranda di daerah Ibukota Jakarta, selama ini berjualan mie Aceh di kawasan Depok.

"Beliau baru pada Hari Raya Idul Fitri kemarin pulang ke kampung, dan belum lama ini baru balik dari Aceh," katanya.

Ia mengaku, almarhumah ibunya sehari-hari orangnya sangat baik, dan membantu sesama, baik untuk keluarga maupun ke tetangga.

Rozy juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, tentunya dalam hal ini Badan Penghubung Pemerintah Aceh yang sudah memfasilitasi pemulangan jenazah almarhumah ibunya.

"Terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang sudah memulangkan jenazah.
Semoga sukses selalu," ujarnya.