Lambang Aceh

Lambang yang selama ini digunakan Pemerintah Aceh adalah Pancacita, dengan diberlakukannya UU Nompr 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, sebenarnya Pemerintah Aceh diperkenankan membuat bendera dan lambang daerah. Pemerintah Aceh sudah menindaklanjutinya dengan menetapkan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut penerapannya. Sehingga pada Satuan Perangkat Kerja Aceh (SKPA) lambang Pancacita masih tetap digunakan.

Adapun makna lambang Pancacita adalah sebagai berikut:

Tulisan Pancacita, dimana arti dari Pancacitaadalah lima cita yang terdiri dari Keadilan, Kepahlawanan, Kemakmuran, Kerukunan dan Kesejahteraan.

Bentuk lambang yang berupa persegi lima yang menyerupai kopiah.

Rencong sebagai perlambang kepahlawanan Rakyat Aceh yang gigih dalam mempertahankan kedaulatan Bangsa dan Negara Indonesia.

Timbangan atau dacin sebagai perlambang keadilan.

Padi, Kapas, Lada dan Cerobong Asap sebagai perlambang kemakmuran.

Kubah Masjid sebagai perlambang Kerukunan.

Kitab dan Kalam sebagai perlambang kesejahteraan.

Kesemuanya itu merupakan perwujudan dan penggambaran dari arti Pancacita yang merupakan sebuah tujuan yang selalu diperjuangkan oleh segenap masyarakat Tanah Rencong dengan berlandaskan Pancasila serta semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial