18 January, 2019

Gubernur Aceh Zaini Abdullah hadir dalam Rapat Kerja (Raker) Kepala/Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada Serentak tahun 2015 dengan Pemerintah Pusat, yang diselenggarakan di Istana Merdeka Jakarta, Jum’at (8/4) lalu. Selain gubernur, wakil gubernur, bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota, hadir juga juga para isteri gubernur, isteri bupati/walikota dan wakil bupati dan wakil walikota. Mereka diundang untuk mendapat pengarahan dari Ibu Negara Ibu Iriana Joko Widodo di Kantor Kementerian Dalam Negeri. Raker tersebut, dihadiri 269 kepala daerah yang terpilih dalam pilkada serentak tahun 2015.

Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla (JK) mengatakan nilai APBN dan APBD terus meningkat setiap tahunnya, namun pertumbuhan ekonomi tidak sesuai harapan.

“Artinya dana yang dibelanjakan tidak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi lebih banyak untuk belanja operasional,” katanya.

JK menambahkan, pengalaman tersebut ditemuinya pada saat berkunjung ke daerah kabupaten terpencil. Di daerah tersebut, anggaran operasional sangat besar sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Sementara itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam amanatnya meminta agar dana APBD digunakan untuk kegiatan produktif sehingga berdampak positif kepada perekonomian daerah.

“Anggaran sudah naik empat kali tapi kapasitas produksi tidak naik, ini karena seperti disampaikan Wapres, dana habis untuk belanja operasional, belanja rutin, belanja barang, habis di situ,” jelas Presiden Jokowi.

Ke depan, Presiden meminta agar belanja-belanja operasional seperti dana perjalanan dinas, biaya rapat dan seminar dikurangi, sedangkan belanja barang yang tidak prioritas agar dihapus.

Sementara, belanja modal yang tidak perlu seperti kendaraan dinas agar ditundas.

“Kalau yang ada masih bagus, kita pakai dulu, jangan mentang-mentang bupati, wali kota baru, terus beli mobil baru,” kata Presiden.

Presiden pun berpesan kepada kepala daerah untuk tidak menyerahkan pengelolaan anggaran kepada bawahan.

“Jangan serahkan ke kepala dinas, nanti yang terjadi rutinitas, jangan money follow function, tapi harus money follow program,” katanya.

Tags: , , , , , , ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial