Gubernur Aceh Terima Penghargaan Pembina K3

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mewakili Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menerima Anugerah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award sebagai Pembina K3 tingkat provinsi tahun 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada Menteri Tenaga Kerja (Menaker) sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap keberhasilan pemerintah provinsi dalam menyelenggarakan dan menerapkan K3 dengan baik.

Penghargaan diserahkan langsung Menaker Hanif Dakhiri di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (19/7) malam. Selain Aceh, ada 16 gubernur lain yang mendapatkan anugerah serupa, yakni: Bali, Banten, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.

“Pada kesempatan ini saya memberikan apresiasi kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan kecelakaan nihil, demikian pula kepada Gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing,” jelas Menaker Hanif Dahkiri dalam sambutannya.

Penetapan ke-17 gubernur yang meraih anugerah Pembina K3 dituangkan dalam Keputusan Nomor: 202 Tahun 2017 tentang Penetapan Gubernur Penerima Penghargaan Pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Lebih lanjut Menaker Hanif Dakhiri memaparkan, bahwa Penganugerahan K3 Tahun 2017 yang diberikan meliputi kategori penghargaan nihil kecelakaan kerja, penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3), penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di tempat kerja, pembina K3 dan pemeduli P2HIV-AIDS di tempat kerja.

“Sejak dilaksanakannya penghargaan K3 pada tahun 1984, hingga sekarang sudah sebanyak 8.200 perusahaan berhasil menekan angka kecelakaan. Sedangkan untuk keselakaan nihil tahun ini diraih 901 perusahaan. Meningkat 5 persen dibanding tahun 2016 sebanyak 848 perusahaan,” ungkap Menaker Hanif Dakhiri.

Untuk kategori penghargaan SMK3 tahun ini diberikan kepada 1220 perusahaan yang telah menerapkan SMK3 berdasarkan evaluasi laporan audit yang dilakukan oleh Lembaga Audit SMK3, kami mengundang hanya 350 perusahaan sebagai wakil penerima penghargaan SMK3.

“Jumlah tahun ini meningkat 40 persen dibandingkan tahun 2016 sebanyak 732 perusahaan. Sementara pada tahun penerima penghargaan SMK3 sebanyak 635 perusahaan,” tambah Menaker Hanif Dakhiri.

Sedangkan untuk penghargaan program pencegahan HIV-AIDS di tempat kerja, diberikan kepada 102 perusahaan. Sebagai penerima penghargaan peduli program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di tempat kerja adalah 2 karyawan PT. Pertamina (Persero) RU IV Cilacap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial