11 December, 2018

Dalam pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Aceh, yang telah dilakukan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (17/9) lalu, ikut dilantik pula Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) yang baru, Almuniza Kamal menggantikan pejabat lama Muhammad Badri Ismail.

Menindaklanjuti pelantikan tersebut diadakan acara pisah sambut Kepala BPPA lama dan baru pada Jum’at (21/9) di Aula Mess Aceh, Jl R.P. Suroso no 14 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Mewakili seluruh karyawan/wati BPPA, Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat BPPA T. Syafrizal mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPPA yang lama, Muhammad Badri Ismail, atas kerja sama dan pembinaan yang telah dilakukan kepada seluruh karyawan/wati.

“Atas nama seluruh karyawan/wati Badan Penghubung Pemerintah Aceh, kami minta maaf apabila ada kekeliruan selama ini. Semoga Bapak lebih berhasil dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ucapnya.

Sesuai dengan Keputusan Gubermur Nomor: Peg.821/22/03/2018 Muhammad Badri Ismail mendapat tugas baru sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Aceh.

Kepada Kepala BPPA yang baru, Almuniza Kamal, T. Syafrizal mengucapkan selamat datang, serta menyampaikan pesan, bahwa seluruh karyawan/wati BPPA siap mendukung dan bekerja sama untuk melaksanakan tugas.

Muhammad Badri Ismail dengan didampingi istrinya memberikan kata-kata perpisahan seraya meminta maaf apabila ada kekeliruan selama menjalankan tugas.

“Sekaligus saya juga memaafkan kalau ada kekeliruan dari seluruh karyawan/wati,” lanjutnya.

Dalam pesannya Muhammad Badri Ismail juga meminta seluruh karyawan/wati BPPA untuk tetap menjaga silaturahim. Terkait dengan tugas di BPPA, dimintanya agar karyawan/wati senatiasa menjaga hubungan dengan tokoh-tokoh Aceh di Jakarta dan sekitarnya.

Kepala BPPA yang baru, Almuniza Kamal mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPPA yang lama beserta seluruh karyawan/wati yang telah melaksanakan tugas di BPPA selama ini. Secara khusus Almuniza Kamal berpesan terkait persoalan aset Pemerintah Aceh.

“Aset Aceh harus dijaga. Bukan hanya diadministrasikan dan dirawat, tapi juga diinovasikan agar bisa memberikan kontribusi pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Mewakili tokoh masyarakat Aceh di Jakarta dan sekitarnya, Ketua PP Taman Iskandar Muda (TIM) Surya Dharma juga ikut memberikan sambutan.

“Saya berterima kasih kepada Pak Badri yg telah menjembatani hubungan Pemerintah Aceh dengan masyarakat Aceh di Jakarta. Saya berharap penggantinya melanjutkan hubungan baik ini,” ucapnya.

Surya Darma juga menjelaskan perkembangan TIM yang semula hanya di DKI Jakarta, kemudian menyusul Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Terakhir NTB juga akan dibentuk pengurus TIM. Sampai saat ini posko TIM di NTB untuk membantu korban bencana masih eksis,” ucapnya melaporkan.

Selain Ketua PP TIM juga tampak hadir Sekjen PP TIM dan Ketua Dekranasda Aceh Darwati Gani.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan kenang-kenangan kepada karyawan/wati yang memasuki masa pensiun, yakni Nasriah dan Sarbono. Selanjutnya acara diakhiri dengan pemutaran video singkat kesan pesan karyawan BPPA terhadap Muhammad Badri Ismail.

Tags: , ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial